Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Kala itu #2

  Sel; 26 Jan 21. 15.07. Kurang tidur. Headache mendekap ubun-ubun. Ya, memang sudah beberapa hari ini aku menjalani hidup tanpa terlelap di siang harinya. Bahkan malampun berlalu dengan lebih sedikit tidur dibanding siswa lain; lalok lambek jago tasentak. Baru sekejap aku selesai mendengar nada alunan musik selundupan Abda. Rangkaiannya membuatku tertegun—biasa—terbawa suasana. Ehm, sudah sekian lama diriku tidak tercenung serupa ini. Apalagi karena lagu. Sudah lama. Okay, we need a refresh. Ngerefresh otak. Keluar ruangan. Dalam pacuan lari dunia tipu-tipu ini, ada baiknya kita menyempatkan diri untuk sekedar rehat walau sejenak sahaja. Amat berguna—terlebih bagi yang menyelami kehidupan dengan sentiasa mengenakan kedok, topeng. Bagi mereka yang tak henti berpura-pura. Awan meliputi cakrawala, namun itu tidak membuat pekarangan menjadi gelap. Sang surya seolah lihai memanfaatkan celah-celah gumpalan yang ada, demi kelangsungan hidup pengharapnya. Angin membina lambaian pe...