Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Pelangi Sesudah Hujan.

  02 Agustus 2020.   Malam semakin pekat kala diriku masih saja mencoba untuk membaur dengan segarnya udara. Semilir angin seolah menghiasi malamku yang indah ini. Seketika akupun terhenyak, sebab ada sesuatu yang melintas di benakku.     “Sekarang, dia sedang apa disana, ya?”     Ah, aku keheranan terhadap diriku sendiri. Mengapa aku seperti itu? Sudahlah. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semua berjalan sebagaimana mestinya. Harusnya aku camkan hal itu sejak awal. Syukuri saja, Thariq! “Alhamdulillah!”   ~ ж ~     Mungkin saja malam semakin larut, namun langit AlKahfi kini semakin benderang. Awan awan seolah tak punya nyali untuk menghalangi rembulan, sehingga ia dapat menunjukkan rupa aslinya—yang kebetulan pada malam ini berbentuk waxing gibbous moon .     Tanpa kusadari, kepalaku—tak ada bedanya. Jikalau rembulan memantulkan sinar mentari, batok kepalaku memantulkan cahaya bulan malam ini, serta lampu...